Saturday, 27 April 2013
Nasihat =]]
Menegur
, jangan sampai menghina . Mendidik , jangan sampai memaki . Memberi ,
jangan sampai mengungkit . Bercakap , jangan sampai riak
Saya Cinta Allah
Allah tuhanku.
Nabi Muhammad nabiku.
AlQuran rujukanku.
Syurga ganjaran pahalaku.
Neraka pembalasan dosaku.
Nabi Muhammad nabiku.
AlQuran rujukanku.
Syurga ganjaran pahalaku.
Neraka pembalasan dosaku.
Niat Baik
Niatkan
semua kebaikan yang kita lakukan adalah bentuk kecintaan kita kepada
Allah. InsyaAllah setiap langkah kita akan dipermudahkan.
Ajal Maut Di Tangan Allah
Kalau
ada orang cakap "hidup hanya sekali, enjoy habis" tapi Islam kata "mati
itu pasti" maka persiapkan amal kita untuk menghadapi. :')
Saya Cinta Allah
Saat hati berkata " INGIN ", namun ALLAH berkata " TUNGGU ".
Saat AIR MATA harus menitis, namun ALLAH berkata " TERSENYUMLAH ".
Saat segalanya terasa " MEMBOSANKAN ", namun ALLAH berkata " TERUSLAH MELANGKAH ".
Saat AIR MATA harus menitis, namun ALLAH berkata " TERSENYUMLAH ".
Saat segalanya terasa " MEMBOSANKAN ", namun ALLAH berkata " TERUSLAH MELANGKAH ".
Saya Sayang Ayah
Dulu
saya jahil, aurat di pandang remeh dan solat pun tak tahu macam mana.
Alhamdullillah Allah berikan saya peluang untuk berhijrah selepas
mendengar ceramah seksaan api neraka yang diterima oleh bapa kerana dosa
anak perempuan dan isterinya.
♥saya sayang ayah. Saya mahu jumpa ayah di syurga♥
♥saya sayang ayah. Saya mahu jumpa ayah di syurga♥
Menutup Aurat
Dosa
tidak menutup aurat masih mengalir sekiranya kamu upload gambar tidak
menutup aurat di laman sosial walaupun di luar kamu menutup aurat.
Di Mana Allah
Di Mana Allah
Dinukil dalam
beberapa riwayat bahwa sekelompok pendeta Yahudi datang kepada Khalifah
Abu Bakar dan bertanya, “Apakah kamu khalifah Nabi umat ini?”
Khalifah Abu Bakar menjawab, “Ya, benar.”
“Beritahukan kepada kami tentang ALLAH Subhana Watala. Di manakah DIA berada, di langit atau di bumi?” tanya mereka.
“DIA berada di langit, di atas ‘Arsy” timpal Khalifah Abu Bakar.
“Kalau begitu, bumi kosong dariNYA dan berarti ALLAH berada di sebuah tempat dan tidak di tempat yang lain?” Bantah mereka.
“Ini adalah ucapan orang-orang Zindik (atheis). Pergilah dariku. Kalau tidak, maka aku akan membunuh kamu.”titah Khalifah Abu Bakar.
Akhirnya mereka pergi sambil menghina Islam, lalu Ali menemui mereka dan berkata, “Aku sudah tahu apa yang kamu tanyakan dan kamu bantah, dan sekarang aku katakan, bahwa ALLAH Azza Wa jalla yang mengadakan ‘mana’ (ruang dan tempat) oleh karenanya ‘mana’ tidak berarti bagiNYA. DIA sangat tinggi untuk dapat diliputi ruang dan tempat. DIA ada di segala ruang tanpa bersentuhan dan bergandengan. Dia mengetahui segala yang ada padanya. Tidak ada sesuatu pun yang lepas dari pengawasanNYA. Dan akan aku beritahukan kepada kalian tentang yang ada di dalam salah satu kitab kalian yang membenarkan apa yang aku katakan tadi, jika kalian tahu apakah kalian akan percaya?”
Mereka menjawab, “Ya.” Ali meneruskan, “Tidakkah kalian membaca dalam sebagian kitab kalian bahwa Musa bin Imran Alaihi Salam pernah suatu hari beliau duduk, tiba-tiba datang kepadanya malaikat dari arah timur, lalu Musa bertanya kepadanya, “Dari mana kamu datang?”
Malaikat menjawab, “Dari ALLAH Subhanahu wa-ta'ala . Kemudian datang malaikat dari arah barat, Musa bertanya, “Dari mana kamu datang?” Malaikat menjawab, “Dari ALLAH Subhanahu wa-ta'ala.”
Kemudian datang Malaikat dari langit ke tujuh dan berkata, “Aku datang kepadamu dari langit ketujuh, dari ALLAH.” dan selanjutnya datang pula malaikat dan berkata, “Aku datang dari bawah bumi yang paling bawah, dari ALLAH.”
Lalu Musa Alaihi Salam berkata, “MAHA SUCI ALLAH yang tiada tempat yang kosong dariNYA dan tiada satu tempat yang lebih dekat kepadaNYA dari tempat yang lain.”
Khalifah Abu Bakar menjawab, “Ya, benar.”
“Beritahukan kepada kami tentang ALLAH Subhana Watala. Di manakah DIA berada, di langit atau di bumi?” tanya mereka.
“DIA berada di langit, di atas ‘Arsy” timpal Khalifah Abu Bakar.
“Kalau begitu, bumi kosong dariNYA dan berarti ALLAH berada di sebuah tempat dan tidak di tempat yang lain?” Bantah mereka.
“Ini adalah ucapan orang-orang Zindik (atheis). Pergilah dariku. Kalau tidak, maka aku akan membunuh kamu.”titah Khalifah Abu Bakar.
Akhirnya mereka pergi sambil menghina Islam, lalu Ali menemui mereka dan berkata, “Aku sudah tahu apa yang kamu tanyakan dan kamu bantah, dan sekarang aku katakan, bahwa ALLAH Azza Wa jalla yang mengadakan ‘mana’ (ruang dan tempat) oleh karenanya ‘mana’ tidak berarti bagiNYA. DIA sangat tinggi untuk dapat diliputi ruang dan tempat. DIA ada di segala ruang tanpa bersentuhan dan bergandengan. Dia mengetahui segala yang ada padanya. Tidak ada sesuatu pun yang lepas dari pengawasanNYA. Dan akan aku beritahukan kepada kalian tentang yang ada di dalam salah satu kitab kalian yang membenarkan apa yang aku katakan tadi, jika kalian tahu apakah kalian akan percaya?”
Mereka menjawab, “Ya.” Ali meneruskan, “Tidakkah kalian membaca dalam sebagian kitab kalian bahwa Musa bin Imran Alaihi Salam pernah suatu hari beliau duduk, tiba-tiba datang kepadanya malaikat dari arah timur, lalu Musa bertanya kepadanya, “Dari mana kamu datang?”
Malaikat menjawab, “Dari ALLAH Subhanahu wa-ta'ala . Kemudian datang malaikat dari arah barat, Musa bertanya, “Dari mana kamu datang?” Malaikat menjawab, “Dari ALLAH Subhanahu wa-ta'ala.”
Kemudian datang Malaikat dari langit ke tujuh dan berkata, “Aku datang kepadamu dari langit ketujuh, dari ALLAH.” dan selanjutnya datang pula malaikat dan berkata, “Aku datang dari bawah bumi yang paling bawah, dari ALLAH.”
Lalu Musa Alaihi Salam berkata, “MAHA SUCI ALLAH yang tiada tempat yang kosong dariNYA dan tiada satu tempat yang lebih dekat kepadaNYA dari tempat yang lain.”
Ciri-ciri Wanita Solehah
Ciri-ciri Wanita Solehah
Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang
wanita menerima gelaran solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga
yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t.
Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat iaitu :
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
2. Taat kepada suami
Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut :
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?
- Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.
- Wajib menutup aurat
- Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah
- Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada mahram bersamanya
- Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa
- Berbuat baik kepada ibu & bapa
- Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang
- Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa
- Bersikap baik terhadap tetangga
2. Taat kepada suami
- Memelihara kewajipan terhadap suami
- Sentiasa menyenangkan suami
- Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah
- Tidak bermasam muka di hadapan suami
- Tidak menolak ajakan suami untuk tidur
- Tidak keluar tanpa izin suami
- Tidak meninggikan suara melebihi suara suami
- Tidak membantah suaminya dalam kebenaran
- Tidak menerima tamu yang dibenci suaminya
- Sentiasa memelihara diri, kebersihan & kecantikannya serta rumah tangga
FAKTOR YANG MERENDAHKAN MARTABAT WANITA
Sebenarnya
puncak rendahnya martabat wanita adalah dari faktor dalaman. Bukanlah
faktor luaran atau yang berbentuk material sebagaimana yang
digembar-gemburkan oleh para pejuang hak-hak palsu wanita.
Faktor-faktor tersebut ialah:
1) Lupa mengingat Allah
Kerana
terlalu sibuk dengan tugas dan kegiatan luar atau memelihara
anak-anak, maka tidak hairanlah jika banyak wanita yang tidak menyedari
bahawa dirinya telah lalai dari mengingat Allah. Dan saat kelalaian ini
pada hakikatnya merupakan saat yang paling berbahaya bagi diri mereka,
di mana syaitan akan mengarahkan hawa nafsu agar memainkan peranannya.
Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-Jathiah, ayat 23: ertinya:
”
Maka sudahkah kamu melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai
Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat berdasarkan ilmunya. Dan Allah
telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas
penglihatannya.”
Sabda Rasulullah s.a.w.: ertinya:
“Tidak sempurna iman seseorang dari kamu, sehingga dia merasa cenderung kepada apa yang telah aku sampaikan.” (Riwayat Tarmizi)
Mengingati Allah s.w.t. bukan saja dengan berzikir, tetapi termasuklah menghadiri majlis-majlis ilmu.
2) Mudah tertipu dengan keindahan dunia.
Keindahan
dunia dan kemewahannya memang banyak menjebak wanita ke perangkapnya.
Bukan itu saja, malahan syaitan dengan mudah memperalatkannya untuk
menarik kaum lelaki agar sama-sama bergelumang dengan dosa dan noda.
Tidak sedikit yang sanggup durhaka kepada Allah s.w.t. hanya kerana
kenikmatan dunia yang terlalu sedikit.
Firman Allah s.w.t. di dalam surah al-An’am: ertinya:
”
Dan tidaklah penghidupan dunia ini melainkan permainan dan kelalaian
dan sesungguhnya negeri akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang
bertakwa, oleh kerana itu tidakkah kamu berfikir.”
3) Mudah terpedaya dengan syahwat.
4) Lemah iman.
5) Bersikap suka menunjuk-nunjuk.
Dunia adalah perhiasan, perhiasan dunia yang terbaik adalah Wanita yang solehah.
Kisah CiNta IsLaMik~ CiNta Salman AL-Farisi
Kisah CiNta IsLaMik~ CiNta Salman AL-Farisi
Assalammualaikum..
hari ni aku nak share satu kisah cinta islamik gitu yg boleh memberi teladan dan pengajaran pada kita..memang best baca cerita ni..so apa lagi jom sama2 kita baca..Korang pernah baca atau mendengar kisah islamnya Salman Al-Farisi?Kisah pengembaraan Salman Al-Farisi dari satu tempat ke satu tempat yg lain untuk mencari agama yang benar,agama Islam. Beliau berusaha bersungguh-sungguh untuk mencari kebenaran..Sebagaimana hebatnya kisah pengembaraan Salman Al-Farisi mencari islam,agama yang benar,begitulah juga kisah cinta Salman Al-Farisi.
Kisahnya begini, di saat dia merasakan sudah layak baginya untuk menyempurnakan separuh daripada agama. Dia sudah siap untuk melamar seorang gadis solehah dari kaum Ansar, yang selalu meniti dibibir para pemuda di Kota Madinah. Memperolehi cinta wanita solehah itu ibarat membelai cinta para bidadari di Syurga. Wanita Solehah itu telah menambat hatinya untuk menuntun karya2 indah bak lakaran pelangi..penuh warna dan cinta...
Beliau menjemput sahabat karibnya, Abu Darda sebagai teman bicaranya ketika bertemu keluarga wanita solehah itu.
"Subhanallah..Alhamdulilah"terpancut kata-kata dari mulut Abu Darda, tanda ta'ajub dan syukur di atas niat suci temannya itu. Dia begitu teruja kerana dapat membantu temannya dalam hal baik sebegini. Maka menujulah mereka ke rumah wanita solehah yang menjadi buah mulut para pemuda gagah perkasa di Kota Madinah.
"Saya adalah Abu Darda dan ini adalah saudara saya Salman Al-Farisi. Allah Taala telah memuliakannya dengan Islam, dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah S.A.W hingga Rasulullah menyebut beliau sebagai sebahagian daripada ahli bait-nya.Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar puteri kalian untuk dipersuntingnya" berkata Abu Darda kepada keluarga wanita tersebut. Susunan bahasanya cukup berlapik dan indah.
"Menerima kalian berdua sebagai tetamu, sahabat Rasulullah yang mulia sudah menjadi penghormatan terbesar buat kami. Dan adalah kehormatan lebih besar bagi keluarga kami bermenantukan seorang sahabat Rasulullah S.A.W yang utama. Akan tetapi hak untuk memberi kata putus tetap sepenuhnya berada di tangan anakanda puteri saya. Saya serahkan kepada puteri kami untuk memperhitungkannya" wali wanita solehah memberi isyarat ke arah hijab, di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.
"Silakan tuan..." balas Abu Darda.
Selepas beberapa minit berlalu, datangla walinya memberi kata pemutus daripada sang puteri kesayangannya. "Maafkan kami di atas apa yang saya akan katakan"
"Kerana kalian tetamu terhormat kami, sahabat baginda S.A.W yang amat dicintainya. Kami hanya mengharap redha Allah bersama kita semua.. sebenarnya puteri saya telah menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda mempunyai hajat yang sama, puteri kami senang menerima pinangannya dengan penuh syukur" kata-kata wali wanita solehah itu tidak sedikit pun mengejutkan Salman Al-Farisi malah menyambutnya dengan alunan tahmid yang tidak putus-putus. Subhanallah.. jelaslah wanita solehah itu hanya memilih Abu Darda sebagai pasangan hidupnya berbanding hajat asal datang daripada Salman Al-Farisi. Bayangkan andai kita berada di posisi/tempat Salman Al-Farisi, mungkin kita telah menyalahkan diri kerana telah tersilap membawa pendamping, teman bicara. Namun lain pula jawapan Salman Al-Farisi:
"Allahu Akbar.. Maha Suci Allah telah memilih teman baik saya sebagai pengganti" dengan penuh rasa kebesaran Tuhan menyelinap roh cinta-Nya memenuhi jiwanya yang kerdil. "Semua mahar dan nafkah yang telah ku persiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda, teman baik ku dunia akhirat. Dan aku akan menjadi saksi pernikahan bersejarah kalian!" air mata kasih dan syukur membening suasana redup di suatu petang itu.Itulah jawapannya..reaksinya telah melukiskan dia ialah seorang pencinta sejati..sejatinya dia bukan kerana dia sahabat nabi S.A.W yang utama tetapi rahmat kasih sayang Illahi menemani sekeping hati kecil miliknya untuk terus Memberi..
Salman Al-Farisi benar-benar mengajar kita sebagai seorang hamba kepada satu Tuhan yang berhak disembah tentang keutamaan dalam memberi, tidak menagih simpati untuk menerima. Dia hanya tahu satu pekerjaan besar lagi mulia sahaja iaitu Memberi. MemBeRi tidak bererti mengurangi apa yang ada, tapi bersyukur dengan apa yang dimiliki..tidak haloba dengan apa yang tiada. Salman Al- Farisi yang sangat mulia darjatnya disisi Rasulullah itupun diuji sedemikian hebat apabila pinangannya ditolak dan tambah mengejutkan lagi, teman baiknya yang dijadikan orang tengah itu yang menjadi pilihan si gadis solehah. Itulah bukti akhlak Islamiyyah yang terbaik kerana akhlak itu adalah reaksi pertama kita sebaik sahaja apabila diuji atau menerima sesuatu berita yang kurang menyenangkan. Jika kita sedikit terkilan dan rasa nak marah pada mulanya, dan kemudian barulah kita bersabar, itu bukanlah akhlak yang terbaik lagi. Tapi reaksi pertama yang hadir tanpa kita berfikir panjang itu adalah aras ukur tahap akhlak kita yang sebenarnya. Sebabnya reaksi itu hadir secara semulajadi dan yang semulajadi itulah akhlak kita yang sebenarnya..
Assalammualaikum..
hari ni aku nak share satu kisah cinta islamik gitu yg boleh memberi teladan dan pengajaran pada kita..memang best baca cerita ni..so apa lagi jom sama2 kita baca..Korang pernah baca atau mendengar kisah islamnya Salman Al-Farisi?Kisah pengembaraan Salman Al-Farisi dari satu tempat ke satu tempat yg lain untuk mencari agama yang benar,agama Islam. Beliau berusaha bersungguh-sungguh untuk mencari kebenaran..Sebagaimana hebatnya kisah pengembaraan Salman Al-Farisi mencari islam,agama yang benar,begitulah juga kisah cinta Salman Al-Farisi.
Kisahnya begini, di saat dia merasakan sudah layak baginya untuk menyempurnakan separuh daripada agama. Dia sudah siap untuk melamar seorang gadis solehah dari kaum Ansar, yang selalu meniti dibibir para pemuda di Kota Madinah. Memperolehi cinta wanita solehah itu ibarat membelai cinta para bidadari di Syurga. Wanita Solehah itu telah menambat hatinya untuk menuntun karya2 indah bak lakaran pelangi..penuh warna dan cinta...
Beliau menjemput sahabat karibnya, Abu Darda sebagai teman bicaranya ketika bertemu keluarga wanita solehah itu.
"Subhanallah..Alhamdulilah"terpancut kata-kata dari mulut Abu Darda, tanda ta'ajub dan syukur di atas niat suci temannya itu. Dia begitu teruja kerana dapat membantu temannya dalam hal baik sebegini. Maka menujulah mereka ke rumah wanita solehah yang menjadi buah mulut para pemuda gagah perkasa di Kota Madinah.
"Saya adalah Abu Darda dan ini adalah saudara saya Salman Al-Farisi. Allah Taala telah memuliakannya dengan Islam, dan dia juga telah memuliakan Islam dengan amal dan jihadnya. Dia memiliki kedudukan yang utama di sisi Rasulullah S.A.W hingga Rasulullah menyebut beliau sebagai sebahagian daripada ahli bait-nya.Saya datang untuk mewakili saudara saya ini melamar puteri kalian untuk dipersuntingnya" berkata Abu Darda kepada keluarga wanita tersebut. Susunan bahasanya cukup berlapik dan indah.
"Menerima kalian berdua sebagai tetamu, sahabat Rasulullah yang mulia sudah menjadi penghormatan terbesar buat kami. Dan adalah kehormatan lebih besar bagi keluarga kami bermenantukan seorang sahabat Rasulullah S.A.W yang utama. Akan tetapi hak untuk memberi kata putus tetap sepenuhnya berada di tangan anakanda puteri saya. Saya serahkan kepada puteri kami untuk memperhitungkannya" wali wanita solehah memberi isyarat ke arah hijab, di belakangnya sang puteri menanti dengan segala debar hati.
"Silakan tuan..." balas Abu Darda.
Selepas beberapa minit berlalu, datangla walinya memberi kata pemutus daripada sang puteri kesayangannya. "Maafkan kami di atas apa yang saya akan katakan"
"Kerana kalian tetamu terhormat kami, sahabat baginda S.A.W yang amat dicintainya. Kami hanya mengharap redha Allah bersama kita semua.. sebenarnya puteri saya telah menolak pinangan Salman. Namun jika Abu Darda mempunyai hajat yang sama, puteri kami senang menerima pinangannya dengan penuh syukur" kata-kata wali wanita solehah itu tidak sedikit pun mengejutkan Salman Al-Farisi malah menyambutnya dengan alunan tahmid yang tidak putus-putus. Subhanallah.. jelaslah wanita solehah itu hanya memilih Abu Darda sebagai pasangan hidupnya berbanding hajat asal datang daripada Salman Al-Farisi. Bayangkan andai kita berada di posisi/tempat Salman Al-Farisi, mungkin kita telah menyalahkan diri kerana telah tersilap membawa pendamping, teman bicara. Namun lain pula jawapan Salman Al-Farisi:
"Allahu Akbar.. Maha Suci Allah telah memilih teman baik saya sebagai pengganti" dengan penuh rasa kebesaran Tuhan menyelinap roh cinta-Nya memenuhi jiwanya yang kerdil. "Semua mahar dan nafkah yang telah ku persiapkan ini akan aku serahkan pada Abu Darda, teman baik ku dunia akhirat. Dan aku akan menjadi saksi pernikahan bersejarah kalian!" air mata kasih dan syukur membening suasana redup di suatu petang itu.Itulah jawapannya..reaksinya telah melukiskan dia ialah seorang pencinta sejati..sejatinya dia bukan kerana dia sahabat nabi S.A.W yang utama tetapi rahmat kasih sayang Illahi menemani sekeping hati kecil miliknya untuk terus Memberi..
Salman Al-Farisi benar-benar mengajar kita sebagai seorang hamba kepada satu Tuhan yang berhak disembah tentang keutamaan dalam memberi, tidak menagih simpati untuk menerima. Dia hanya tahu satu pekerjaan besar lagi mulia sahaja iaitu Memberi. MemBeRi tidak bererti mengurangi apa yang ada, tapi bersyukur dengan apa yang dimiliki..tidak haloba dengan apa yang tiada. Salman Al- Farisi yang sangat mulia darjatnya disisi Rasulullah itupun diuji sedemikian hebat apabila pinangannya ditolak dan tambah mengejutkan lagi, teman baiknya yang dijadikan orang tengah itu yang menjadi pilihan si gadis solehah. Itulah bukti akhlak Islamiyyah yang terbaik kerana akhlak itu adalah reaksi pertama kita sebaik sahaja apabila diuji atau menerima sesuatu berita yang kurang menyenangkan. Jika kita sedikit terkilan dan rasa nak marah pada mulanya, dan kemudian barulah kita bersabar, itu bukanlah akhlak yang terbaik lagi. Tapi reaksi pertama yang hadir tanpa kita berfikir panjang itu adalah aras ukur tahap akhlak kita yang sebenarnya. Sebabnya reaksi itu hadir secara semulajadi dan yang semulajadi itulah akhlak kita yang sebenarnya..
Monday, 22 April 2013
WaNita Pertama Masuk Syurga-Ummu Khair
WaNita Pertama Masuk Syurga-Ummu Khair
Rasulullah SAW telah memuji seorang wanita solehah yg telah
memainkan peranan yg tepat dan patut dicontohi oleh semua wanita di
akhir zaman. Allah muliakan dia dengan memberi anugerah wanita pertama
masuk syurga. Sedangkan dia adalah seorang wanita miskin, tidak
terkenal, tggl pula di hjg kampung. Diriwayatkan pada suatu hari
Rasulullah SAWmemberitahu anaknya Fatimah bahawa ada seorang wanita
miskin tggl di hjg Kota Madinah, sbg wanita yg mulia di sisi Allah ia
akan masuk ke syurga lebih dahulu drp Fatimah.
Mendengar
cerita itu, Fatimah sgt ingin melihat dan berkenalan dgn wanita
solehah yg dimaksudkan oleh ayahandanya itu. Apakah amalan yg telah
dilakukan sehingga mendapat penghormatan yg begitu tggi dari Allah.
Setelah mendapat penerangan ttg tmpt tggl wanita itu, Fatimah pun pergi
ke rumah wanita tersebut setelah mendapat keizinan drp SaidiNa Ali
r.a. Setibanya Fatimah di rumah wanita tersebut, beliau begitu
terperanjat krn wanita itu tidak membenarkan ia masuk ke rumah krn ia
belum meminta izin dari suaminya yg pergi bekerja. Dengan perasaan
tenang Fatimah pulang setelah dinasihatkan supaya dtg esoknya krn dia
akan meminta kebenaran dari suaminya membenarkan Fatimah masuk ke rumah
sekiranya diberi izin oleh suaminya.
Pada
keesokan harinya, Fatimah datang lagi tetapi kali ini bersama dua org
anaknya Hasan dan Husin. Entah kenapa tergerak hatinya utk membawa
anaknya. Sekali lg dia terperanjat krn wanita itu menolak kedatangannya.
Kata wanita itu,
“Saya hanya diberi izin oleh suami saya utk puan seorg sahaja, sdgkan bersama puan ada 2 org lg yg belum diizinkan suami saya”.
Wanita itu memohon berbyk-byk maaf krn x dpt membenarkan Fatimah dan 2
org anaknya masuk ke rumah. Terpaksalah Fatimah pulang sekali lg dgn
perasaan terharu melihat kejujuran wanita itu menjaga amanah suaminya
lebih2 lg amanah Allah yg menyuruh taat kpd suami.
Pada
kali ke-3 kedatangan Fatimah disambut dgn baik oleh wanita itu dan
tidak putus2 meminta maaf atas apa yg berlaku, ia berkata:
“Sesungguhnya saya sekali-kali tidak pernah melanggar perintah suami saya”.
Dia
melayan Fatimah dgn sebaik-baiknya, menyediakan hidangan yg termampu
olehnya. Senyum ramah menjadi perhiasan hidupnya. Walaupun dia miskin
harta tetapi kaya dgn budi bahasa, sopan santun dan berakhlak.
Kata-katanya lembut dan tidak gopoh. Rumahnya teratur, bersih dan kemas,
mmg sedap dipandang walaupun tiada perabot mewah dan barang2 antik.
Setelah
hari hampir petang, wanita itu meminta izin drp Fatimah utk melakukan
sesuatu. Beliau meminta izin ke dapur dan menyediakan segelas air,
sepiring makanan dan sebatang tongkat dan diletakkan di tepi dinding
berhampiran dgn muka pintu. Setelah itu ia masuk ke dlm bilik, Fatimah
hanya memerhatikan saja tingkah lakunya. Tidak lama kemudian ia keluar
dri bilik dgn pakaian yg cntik, rambut diandam serta wajahnya
berseri-seri disertai dgn bau yg amat harum. Ia kemudian pergi ke ambang
pintu dan berdiri seolah-olah menanti seorang tetamu yg akan tiba.
Sedikit pun dia tidak menghiraukan tetamunya yg ada di dlm rumahnya yg
memerhatikan gelagatnya. Fatimah hairan melihat gelagat perempuan itu
lalu bertanya:
“Mengapa puan berkeadaan yg agak aneh ini?’”.
“Saya sebenarnya sedang menanti kepulangan suami saya. Biasanya disaat inilah ia pulang dr bekerja,” jawabnya kepada Fatimah yg masih dlm kebingungan.
“Apa pula kaitan dgn air dan makanan serta tongkat yg puan letakkan di tepi dinding itu,” tanya Fatimah lgi.
“Air
ini disediakan kalau dia dahaga, terus sahaja saya berikan tanpa saya
membuang masa pergi ke dapur dan suami saya tidak lg tertunggu-tggu.
Makanan ini saya sediakan kalau suami saya lapar. Dan tongkat ini
disediakan kalau saya didapati bersalah oleh suami saya, akan saya suruh
ia pukul sebagai denda di atas kesalahan saya.”
Fahamlah
Fatimah, seterusnya ia bertanya lagi. Mengapa pula puan bersolek dan
berpakaian yg sgguh ghairah setelah itu pergi ke tepi pintu dan
mengangkat kain pada hal menampakkan aurat adalah haram?
“Saya
berbuat demikian adalah semata-mata utk suami saya. Kalau ia melihat
saya berkeadaan begini di waktu ia berkeinginan maka mudahlah ia
menyampaikan maksudnya,” jelas wanita tersebut.
Kini fahamlah dia, itu rupanya amalan yg dilakukan oleh wanita itu yg mendapat kemuliaan dari Rasulullah.
Sebenarnya,
sememangnya Fatimah adalah seorang wanita yg paling mulia di dunia.
Beliau akan menjadi ratu di syurga nanti. Manakala wanita yg tersebut
dlm kisah ini akan menjadi pengiringnya. Beliau yg mula-mula masuk ke
syurga krn beliau ditugaskan utk menjadi penarik tali kuda Fatimah. Jadi
dgn demikian beliaulah mula-mula masuk ke syurga. Inilah sebenarnya yg
dimaksudkan oleh Rasulullah.
Rasulullah SAW telah bersabda yg bermaksud:
“Wahai
anakku Fatimah, perempuan manapun yg beribadah spt ibadah Siti Maryam
bin Amran, tetapi tidak diredhai oleh suaminya, maka Allah tidak akan
menerima ibadahnya”.
Sabda Rasulullah SAW yg bermaksud:
“Seorang wanita yg solehah itu lebih baik dari seribu lelaki yg tidak soleh”.
Maka renung-renungkanlah dan selamat beramal….
CaRa untUk TeNanGkaN hAti
CaRa untUk TeNanGkaN hAti
Hati korang teNang x sekarang..hati aku x tenang hahaha…mereng
skrg..jadi kena mentazkirahkan diri..huhu..banyak benda nak kena
fikir, nak kena uat keputusan, nak kena berubah..emmm…malaz la nak
ngomel banyak2..uat sakit hati je..jom bacaaaa…
Segala
aspek kehidupan ini bermula daripada hati. Oleh itu di bawah ini ada
beberapa cara bagaimana hendak mencuci hati. (Diolah oleh pakar motivasi
Datuk Dr. Haji Fadzilah Kamsah).
- Dirikan solat dan banyakkan berdo'a – Ini adalah salah
satu kaedah yang sungguh berkesan. Semasa berdo'a turut katakan
"Ya,Allah jadikan hatiku bersih"
- Selawat keatas Nabi
Muhammad s.a.w paling minima 100 X sebelum tidur, Ini merupakan satu
pelaburan yang mudah dan murah. Disamping dosa-dosa diampunkan, otak
tenang, murah rezeki, orang sayangkan kita dan mencetuskan semua
perkara kebaikan.
- Solat taubat - Selain daripada memohon keampunan, dapat mencuci hati dan menenangkan minda.
- Membaca
Al-Quran - Selain dapat mencuci hati juga menenangkan jiwa,
penyembuh, penenang, terapi. Sekurang-kurangnya bacalah "Qulhu-allah"
sebanyak 3X.
- Berma'af-ma'afan sesama kawan setiap hari - Semasa meminta maaf perlu sebutkan.
- Bisikan
kepada diri perkara yang positif - Jangan sesekali mengkritik, kutuk
diri sendiri, merendah-rendahkan kebolehan diri sendiri. katakan lah
"Aku sebenarnya......(perkara yang elok-elok belaka)
- Program
minda/cuci minda - Paling baik pada waktu malam sebelum tidur, senyum,
pejam mata, katakan di dalam hati "Ya, Allah cuci otak aku, cuci
hatiku, esok aku nak jadi baik, berjaya, ceria, bersemangat, aktif,
positif". Menurut kajian saikologi, apa yang disebut sebelum tidur dapat
dirakamkan sepanjang tidur sehingga keesokan harinya - CUBALAH!!
- Berpuasa - Sekiranya dalam berpuasa terhindar dari melakukan perkara-perkara kejahatan.
- Cuba
ingat tentang mati (Sekiranya hendak melakukan sesuatu kejahatan,
tidak sampai hati kerana bimbang akan mati bila-bila masa)
- Kekalkan wuduk
- Bersedekah
- Belanja orang makan.
- Jaga makanan - jangan makan makanan yang subhat
- Berkawan dengan ulama
- Berkawan dengan orang miskin (menginsafi)
- Pesan pada orang, jadi baik
- Menjaga pacaindera (mata, telinga, mulut...dsb), jangan dengar orang mengumpat
Sunday, 21 April 2013
~USAH RISAU JIKA DIRI BELUM B'PUNYA~
~USAH RISAU JIKA DIRI BELUM B'PUNYA~
Mungkin Allah ingin bagi ketenangan dulu buat anda untuk terus melangkah menggapai cita.
Resah,Gelisah,Seraut
wajah termenung jauh. "Orang lain semua dah kahwin,tinggal aku sorang
saja". Sekeping hati bermonolog. Monolog itu disusuli tujahan
prasangka. "Aku x cantik ke?" "Aku kurang bergaya ke?" "Ataupun pasal
gaji aku tak seberapa?" "Aku tak pandai meng'ayat' agaknya".
Mungkin
begitulah kerisauan yang memberat di minda muda mudi yang belum
berpunya. Rasa rendah diru, stress dan gejolak rasa ingin memiliki
membuatkan mereka berusaha memenangi hati dan memiliki seseorang tanpa
mengenal batas halal dan haram. Yang penting,dapat.
Pilu
hati ini melihat remaja yang merana kerana cinta. Pilu kerana walaupun
mereka sudah merasai peritnya penangan cinta dusta, mereka masih tak
mampu mengarah diri mencari cinta hakiki. Tidak serik-serik lagi.Diri
diperhamba menagih cinta sementara hingga berkonflik dengan Pencipta
cinta. Semua batasan-Nya diredah segala. Tak kenal dosa pahala.
Oh, remaja!
Cinta
sebelum kahwin itu hanya menjerumus ke lembah dosa dan zina. Jika
mampu bertahan ke jinjang pelamin sekalipun, percayalah bahawa rumah
tangga itu takkan berkat.Apa tidaknya, asasnya dibina daripada dosa dan
maksiat.
Mana mungkin dapat menegakkan
tiang taqwa yang utuh kecuali dinaik taraf dengan taubat. Rumah tangga
akan menjadi tawar dan hambar. Semuanya dah dirasa dan terbiasa,nak
rasa nikmatnya apa lagi? Anak-anak menjadi mangsa. Terimalah ia sebagai
hukuman di dunia.Amat pedih. Namun,terlalu sedikit berbanding pedihnya
hukuman abadi di negeri sana.
Ku hembus nasihat ini kepadamu hai
remaja tanda sayangku tak terhingga. Bagi para gadis yang belum
berpunya,andalah pilihan-pilihan Allah untuk masih mekar terpelihara
sehingga tiba pula giliran anda mendapat seruan, yakinlah.
Jangan
risau jika masih belum berpunya kerana mungkin Allah ingin bagi
ketenangan dulu buat anda untuk terus melangkah menggapai cita-cita.
Usah peningkan kepala. Dia menguji anda sedikit masa lagi.
Begitu
juga buat pemuda yang belum berpunya, " first thing first". Utamakan
yang lebih penting daripada apa yang penting. Kenali prioriti anda
sekarang.Jika memang dah sampai saat nak memiliki,tabahlah dan teruskan
berusaha. Ingat, pastikan waktu nak berusaha tu anda memang dah
betul-betul mampu dan bersedia.
Memiliki seorang isteri solehah
ibarat memiliki dunia dan seisinya. Sudah tentu jalan untuk mendapatkan
sesuatu yang istimewa amat berliku dan banyak cabaran.Jangan putus
asa. Rasa mulialah dengan usaha yang dicurahkan walaupun pinangan
pernah ditolak. Usah rasa malu dan terhina kerana Allah menilai setiap
usaha selagi berjalan di landasan-Nya. Teruskan berusaha!
Ingat,
usaha yang Allah redha sahaja. Bagaimana? Dengan sms siang malam? Atau
bergayut di telefon memanjang? Atau ajak keluar, belanja makan?
Begitukah?
Berusahalah menyediakan diri dan pikatlah ibu bapanya
terlebih dahulu, itu tips memikat wanita solehah dan beriman.
Sebaik-baiknya gunakan orang perantaraan untuk lebih menjaga warak dan
iman.Seringkali, seseorang mencari kekasih ibarat dia mendaki
gunung yang tinggi.Pepohon berduri sanggup di redah, curam dan jurang
sabar ditempuh. Namun,apabila dia memilikinya, di dapati insan yang
dikejar itu dedaunan kering cuma. Begitulah perumpamaan sia-sianya
usaha yang tak disalur dengan suluhan petunjuk al-Quran dan Sunnah.
Beringatlah,
urusan jodoh tak ke mana. Sudah sedia tercatat seungkap nama di Loh
Mahfuz untuk kita. Ianya urusan yang pasti. Apa yang tak pasti,sama ada
kita mendapatkannya cara mulia atau sebaliknya. Wallahu'alam.
Hargai seseorang
Hargai seseorang
Lelaki: awak.. dah bangun?
Lelaki: awak.. dah bangun?
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak.. jangan lupa sarapan yer..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak..saya nak pergi kerja ni..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak, saya dah balik..penat nak tidur jap..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak buat apa tu awak? jaga diri yer..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak, walaupun awak diam, saya tetap kan selalu sms awak..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak.. saya rindu awak..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak..saya betul rindu awak
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak, tengah buat ape tu? jangan lupa makan taw!
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak..saya sakit..sakit rindu..hehe..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak, hari ni saya ada hal skt, nak g hospital..
Gadis: awak sakit ape?
Lelaki: eh eh..awak..saya tak sakit..saya saja jer..hehe, rindu sms dari awak..
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak..merajuk lagi yer?
Gadis: (ignore)
Lelaki: awak..kalau esok saya dah takde, maafkan segala kesalahan saya
pada awak taw. saya pun maafkan kesalahan awak juga.. saya harap awak
pandai jaga diri..
Gadis: (ignore)
Selepas sms terakhir itu,
si gadis tidak lagi menerima sms dari kekasihnya itu..
kerana merasa bersalah si gadis pun sms kekasihnya itu..
Gadis: yer..awak jangan risau kan saya, tahu lah saya jaga diri..awak tengah buat ape tu?
tibe2..
[Adek] kepada lelaki: Abang saya dah meninggal..jangan sms kat NO ni lagi.
# Hargai s'sorang yang ambil berat kat kita , cintai dia seadanya..kerana bila dah tiada menyesal pun tdk berguna.
kata2 BeSt dlm kAd KaHwEn =')
kata2 BeSt dlm kAd KaHwEn =')
Dalam ekspedisi pungah memunggah barang2 kat umah aku.hari
tuh..terjumpalah kad kahwin sape ntah..maybe kawan mak aku punye anak
kot..mmg cantik dan kreatif kad kahwin tuh ala2 penanda buku
gitu..comey..x sempat nak tngkp gmbr laa utk post kat sini hehe..yg
paling aku suke sekali dlm kad kahwin berkenaan adalah kata2 yang
terpapar dlm kad berkenaan iaitu:-
“Tidak perLu meNcaRi teMaN secaNtik BaLQis,
anDai diRi tak seHebat SuLaiMan,
meNgaPa mengHarapKan teMan setaMpaN YuSoF
jiKa kaSih tak sEtuLuS ZuLaikHa,
taK perLu meNghaRapkan teMan seteGuH iBraHim,
anDai diRi taK seKuat Siti HajaR,
daN menGapa didamBakaN teMan Hidup baK Siti KhadiJaH,
kaLaU diRi tak seSEmpuRna RasuLuLLaH S.A.W..
BimbiNgLah diRinYa dan teRimaLah kekuRangan itU
sebaGai keUnikan,
caRiLah keBaikan pada diRinya
dan BerSyukurLah keRana dipeRtemUkan denGannya,
tEtapLah BerDoa pada TuHan aGar diRi aKan teRus
meNjadi miLikMu…………..”
Bestkan ayat2 kat atas nih..mantop..hehehe
Sekarang nih mcm2 jenis kad yg ada..lebih cantik,lebih kreatif gitu..dan kata2 lebih menarik ... =)
HiKmaH Di SeBaLik SaLaM..
HiKmaH Di SeBaLik SaLaM..
SaLah satu kelebihan Umat IsLam ialah mengucapkan 1 saLam yg sama
tak mengira bangsa atau apa jua bahasa pertuturan. Sememangnya kita
digalakkan menyebarkan salam sesame Umat dan sesungguhnya banyak rahmat
yang tersembunyi disebaLik SaLaM..
HikMaH Di SebaLik SaLaM..
1. MenaMBah KebeRkataN daLaM HidUp..
2. MeRaPat daN MengeRatKaN laGi SiLatuLraHim SesaMa UmmaH..
3. AkaN teRhaPus DoSa-dosA keCiL ketiKa BeRsaLaMan..
4. AkaN DikuRniaKan oleh ALLAH, ganJaRaN PaHaLa..
5. OraNg yaNg MenGhuLuR SaLam meNdaPat 9 GaNjaRan berBaNding OraNg yang MenyamButNya..
6. AkaN diMahkotakaN oleh ALLAH di PadaNg MasyHaR keLak….
NaMun haRus diiNgat!! jaNgan PuLa BeRsaLaMan taNgan antaRa LeLaki daN PeReMpuaN yaNg buKaN MuhRiM...
Rasulullah dalam mengenangmu
Kami susuri lembaran sirahmu
Pahit getir perjuanganmu
Membawa cahaya kebenaran
Engkau taburkan pengorbananmu
Untuk umat mu yang tercinta
Biar terpaksa tempuh derita
Cekalnya hatimu menempuh ranjaunya
Tak terjangkau tinggi pekertimu
Tidak tergambar indahnya akhlak mu
Tidak terbalas segala jasa mu
Sesungguhnya engkau rasul mulia
Tabahnya hatimu menempuh dugaan
Mengajar erti kesabaran
Menjulang panji kemenangan
Terukir nama mu di dalam Al Quran
Rasulullah kami ummatmu
Walau tak pernah melihat wajah mu
Kami cuba mengingatimu
Dan kami cuba mengamalsunnah mu
Kami sambung perjuanganmu
Walau kami dicaci dihina
Tapi kami tak pernah kecewa
Allah dan rasul sebagai pembela
WANITA SEJATI =)
Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, "Abi, ceritakan padaku tentang wanita sejati." Si ayah pun menoleh kemudian tersenyum.
Anakku, seorang wanita sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya melainkan dari kecantikan hat
i yang ada dibaliknya.
Wanita sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona melainkan dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.
Wanita sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan melainkan dari keikhlasannya memberikan kebaikan itu.
Wanita sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya melainkan dari apa yang sering mulutnya bicarakan.
Wanita sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa melainkan dari bagaimana cara ia berbicara.
Si ayah diam sejenak sambil melihat ke arah puterinya.
"Lantas apa lagi abi?" sahut puterinya.
Ketahuilah puteriku…
Wanita sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian melainkan sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.
Wanita sejati bukan dilihat dari kekhuwatirannya digoda orang di jalan melainkan kekhuwatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.
Wanita sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani melainkan sejauh mana ia menghadapia ujian itu dengan penuh rasa syukur dan ingatlah!
Wanita sejati bukan dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul melainkan sejauh mana ia boleh menjaga kehormatannya dalam bergaul.
Setelah itu si anak kembali bertanya...
"Siapakah yang dapat menjadi kriteria seperti itu Abi?"
Si ayah memberikannya sebuah buku dan berkata, "teladanilah mereka!" Si anak pun mengambil buku itu dan melihat sebuah tulisan "Isteri-Isteri Rasulullah".
Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya, "Abi, ceritakan padaku tentang wanita sejati." Si ayah pun menoleh kemudian tersenyum.
Anakku, seorang wanita sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya melainkan dari kecantikan hat
i yang ada dibaliknya.
Wanita sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona melainkan dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.
Wanita sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan melainkan dari keikhlasannya memberikan kebaikan itu.
Wanita sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya melainkan dari apa yang sering mulutnya bicarakan.
Wanita sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa melainkan dari bagaimana cara ia berbicara.
Si ayah diam sejenak sambil melihat ke arah puterinya.
"Lantas apa lagi abi?" sahut puterinya.
Ketahuilah puteriku…
Wanita sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian melainkan sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.
Wanita sejati bukan dilihat dari kekhuwatirannya digoda orang di jalan melainkan kekhuwatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.
Wanita sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani melainkan sejauh mana ia menghadapia ujian itu dengan penuh rasa syukur dan ingatlah!
Wanita sejati bukan dilihat dari sifat mesranya dalam bergaul melainkan sejauh mana ia boleh menjaga kehormatannya dalam bergaul.
Setelah itu si anak kembali bertanya...
"Siapakah yang dapat menjadi kriteria seperti itu Abi?"
Si ayah memberikannya sebuah buku dan berkata, "teladanilah mereka!" Si anak pun mengambil buku itu dan melihat sebuah tulisan "Isteri-Isteri Rasulullah".
ADAB MENUNTUT ILMU
1.Ikhlas
2.Beradab dengan orang yang memberi ilmu
3.Banyak Sabar
4. Tulis setiap yang dipelajari
5.Tawadhu'
6.Menjahui dari makan banyak
7.Tidur yang sedikit
8.Kurangkan berkata-kata yang tidak menfaat
1.Ikhlas
Menuntut ilmu tidaklah
untuk lulus dalam perperiksaaan, untuk bergaji tinggi, untuk dikatakan
orang yang bijak pandai atau lain2 niat melainkan hanya kerana Allah
SWT.
Daripada Ibn Umar RA sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud:
"Sesiapa
yang menuntut ilmu kerana selain daripada Allah SWT ataupun menghendaki
menuntut ilmu selain daripada kerana Allah SWT, maka disediakan tempat
duduknya daripada neraka." [HR Tarmizi]
Berkata Imam Syafie :
"Siapa
yang ingin dibuka hatinya oleh Allah, maka hendaklah ia bersunyi diri,
sedikit makan, menjauhi daripada bergaul dengan orang yang bodoh, dan
membenci orang yang tidak berlaku adil dan tidak beradab daripada
kalangan mereka yang berilmu" [Syarah Mazhab, jilid 1, m/s 31]
Imam Syafie pernah berkata:
"Tidak diperolehi ilmu kecuali dengan bersabar atas kesengsaraan." [Kitab Muntalaqat Talib al Ilmi, m/s: 237]
Kata Abu Hurairah ra:
"Tidak
ada seorangpun daripada sahabat Rasulullah SAW yang paling banyak
meriwayatkan hadis kecuali Abdullah bin Amr bin al Asr, maka
sesungguhnya dia telah menulis dan aku tidak menulis" [HR Ahmad dan
Baihaqi]
Imam Ahmad bin Hambal berkata:
"Kami
disuruh supaya tawadhu' (rendah diri) kepada siapa yang kami pelajari
ilmu daripadanya." [Kitab Muntalaqat Talib al Ilmi, m/s 274]
Ibn Jama'ah berkata:
"Sebesar-besar
perkara yang menolong seorang penuntut ilmu dengan kefahaman dan tidak
rasa jemu adalah makan sekadarnya daripada makan yang halal." [Kitab
Fadhlu al Ilmi m/s 222]
Firman Allah SWT yang bermaksud:
"Sesungguhnya
orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman (syurga) dan mata
air, mereka mengambil apa yang diberikan Tuhan kepada mereka.
Sesungguhnya mereka sebelum itu (di dunia) adalah orang-orang yang
berbuat baik; mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan pada akhir
malam mereka meminta ampun (kepada Allah SWT)." [Az Zariyat 51 : 15 –
18]
Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:
"Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka bercakaplah dengan perkataan yang baik ataupun diam."
13 perkara yang wanita solehah perlu jaga =]
1. Bulu kening.
Menurut Bukhari, Rasullulah
s.a.w. melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau
meminta supaya dicukurkan bulu kening – Petikan dari Hadis Riwayat Abu
Daud Fi Fathil Bari.
2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng.
Dan
janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya)
agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan – Petikan dari Surah
An-Nur Ayat 31.
Keterangan : Menampakkan kaki dan menghayunkan
atau melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka
yang mengikatnya dengan loceng, sama juga seperti pelacur di zaman
jahiliyah.
3. Wangian
Siapa sahaja wanita yang memakai
wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium
baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata
ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong kapal, kata orang
sekarang hidong belang – Petikan dari Hadis Riwayat Nasaii, Ibn
Khuzaimah dan Hibban.
4. Dada.
Hendaklah mereka
(perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan
dada-dada mereka – Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.
5. Gigi.
Rasullulah
s.a.w. melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya
dikikirkan giginya – Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani, Dilaknat
perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah
ciptaan Allah s.w.t. – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
6. Muka dan leher.
Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasanmu seperti orang jahilliah yang dahulu.
Keterangan
: Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan
tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.
7. Muka dan Tangan.
Asma Binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah s.a.w. dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah s.a.w:
“Wahai
Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya
menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja,” –
Petikan dari Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari.
8. Tangan.
Sesungguhnya
kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum
yang bukan sejenis yang tidak halal baginya – Petikan dari Hadis Riwayat
At Tabrani dan Baihaqi.
9. Mata.
Dan katakanlah
kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari
pemandangannya – Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.
Sabda Nabi Muhamad s.a.w;
“Jangan
sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya
boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak
dibenarkan hukumnya haram,” – Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud
dan Tirmidzi.
10. Mulut (suara).
Janganlah
perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga
berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi
ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik – Petikan dari Surah Al Ahzab
Ayat 32.
Sabda Rasulullah s.a.w;
“Sesungguhnya akan ada
umatku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu
kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi
perempuan, maka Allah SWT. akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi,” –
Petikan dari Hadis Riwayat Ibn Majah.
11. Kemaluan.
Dan
katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka
menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka – Petikan
dari Surah An Nur Ayat 31.
Apabila seorang perempuan itu solat
lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan menta'ati
suaminya, maka masuklah ia ke dalam Syurga daripada pintu-pintu yang ia
kehendakinya – Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar.
Tiada seorang
perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan
dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah SWT. – Petikan dari
Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.
12. Pakaian.
Barangsiapa
memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata ,
maka Allah s.w.t. akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti
– Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu D , An Nasaii dan Ibn Majah.
Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59. Bermaksud:
“Hai
nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan
isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju
labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali.
Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha
penyayang.
Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah
perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada
maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak
akan masuk Syurga dan tidak akan mencium baunya,” – Petikan dari Hadis
Riwayat Bukhari dan Muslim.
Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.
13. Rambut.
“Wahai
anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung
rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di
dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang
bukan mahramnya,” – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
Menurut Bukhari, Rasullulah
s.a.w. melaknat perempuan yang mencukur atau menipiskan bulu kening atau
meminta supaya dicukurkan bulu kening – Petikan dari Hadis Riwayat Abu
Daud Fi Fathil Bari.
2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng.
Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan – Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.
Keterangan : Menampakkan kaki dan menghayunkan atau melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng, sama juga seperti pelacur di zaman jahiliyah.
3. Wangian
Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong kapal, kata orang sekarang hidong belang – Petikan dari Hadis Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.
4. Dada.
Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan dada-dada mereka – Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.
5. Gigi.
Rasullulah s.a.w. melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya – Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani, Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah s.w.t. – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
6. Muka dan leher.
Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasanmu seperti orang jahilliah yang dahulu.
Keterangan : Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.
7. Muka dan Tangan.
Asma Binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah s.a.w. dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah s.a.w:
“Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja,” – Petikan dari Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari.
8. Tangan.
Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya – Petikan dari Hadis Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.
9. Mata.
Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya – Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.
Sabda Nabi Muhamad s.a.w;
“Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram,” – Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.
10. Mulut (suara).
Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik – Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32.
Sabda Rasulullah s.a.w;
“Sesungguhnya akan ada umatku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah SWT. akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi,” – Petikan dari Hadis Riwayat Ibn Majah.
11. Kemaluan.
Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka – Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.
Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan menta'ati suaminya, maka masuklah ia ke dalam Syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya – Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar.
Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah SWT. – Petikan dari Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.
12. Pakaian.
Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata , maka Allah s.w.t. akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti – Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu D , An Nasaii dan Ibn Majah.
Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59. Bermaksud:
“Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang.
Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak akan mencium baunya,” – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.
13. Rambut.
“Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya,” – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
2. Kaki (tumit kaki) semacam hantu loceng.
Dan janganlah mereka (perempuan) membentakkan kaki (atau mengangkatnya) agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan – Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.
Keterangan : Menampakkan kaki dan menghayunkan atau melenggokkan badan mengikut hentakan kaki terutamanya pada mereka yang mengikatnya dengan loceng, sama juga seperti pelacur di zaman jahiliyah.
3. Wangian
Siapa sahaja wanita yang memakai wangi-wangian kemudian melewati suatu kaum supaya mereka itu mencium baunya, maka wanita itu telah dianggap melakukan zina dan tiap-tiap mata ada zinanya terutamanya hidung yang berserombong kapal, kata orang sekarang hidong belang – Petikan dari Hadis Riwayat Nasaii, Ibn Khuzaimah dan Hibban.
4. Dada.
Hendaklah mereka (perempuan) melabuhkan kain tudung hingga menutupi bahagian hadapan dada-dada mereka – Petikan dari Surah An-Nur Ayat 31.
5. Gigi.
Rasullulah s.a.w. melaknat perempuan yang mengikir gigi atau meminta supaya dikikirkan giginya – Petikan dari Hadis Riwayat At-Thabrani, Dilaknat perempuan yang menjarangkan giginya supaya menjadi cantik, yang merubah ciptaan Allah s.w.t. – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
6. Muka dan leher.
Dan tinggallah kamu (perempuan) di rumah kamu dan janganlah kamu menampakkan perhiasanmu seperti orang jahilliah yang dahulu.
Keterangan : Bersolek (make-up) dan menurut Maqatil sengaja membiarkan ikatan tudung yang menampakkan leher seperti orang Jahilliyah.
7. Muka dan Tangan.
Asma Binti Abu Bakar telah menemui Rasullulah s.a.w. dengan memakai pakaian yang tipis. Sabda Rasullulah s.a.w:
“Wahai Asma! Sesungguhnya seorang gadis yang telah berhaid tidak boleh baginya menzahirkan anggota badan kecuali pergelangan tangan dan wajah saja,” – Petikan dari Hadis Riwayat Muslim dan Bukhari.
8. Tangan.
Sesungguhnya kepala yang ditusuk dengan besi itu lebih baik daripada menyentuh kaum yang bukan sejenis yang tidak halal baginya – Petikan dari Hadis Riwayat At Tabrani dan Baihaqi.
9. Mata.
Dan katakanlah kepada perempuan mukmin hendaklah mereka menundukkan sebahagian dari pemandangannya – Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.
Sabda Nabi Muhamad s.a.w;
“Jangan sampai pandangan yang satu mengikuti pandangan lainnya. Kamu hanya boleh pandangan yang pertama sahaja manakala pandangan seterusnya tidak dibenarkan hukumnya haram,” – Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Tirmidzi.
10. Mulut (suara).
Janganlah perempuan-perempuan itu terlalu lunak dalam berbicara sehingga berkeinginan orang yang ada perasaan serong dalam hatinya, tetapi ucapkanlah perkataan-perkataan yang baik – Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 32.
Sabda Rasulullah s.a.w;
“Sesungguhnya akan ada umatku yang minum arak yang mereka namakan dengan yang lain, iaitu kepala mereka dilalaikan oleh bunyi-bunyian (muzik) dan penyanyi perempuan, maka Allah SWT. akan tenggelamkan mereka itu dalam bumi,” – Petikan dari Hadis Riwayat Ibn Majah.
11. Kemaluan.
Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan mukmin, hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kehormatan mereka – Petikan dari Surah An Nur Ayat 31.
Apabila seorang perempuan itu solat lima waktu, puasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya dan menta'ati suaminya, maka masuklah ia ke dalam Syurga daripada pintu-pintu yang ia kehendakinya – Hadis Riwayat Riwayat Al Bazzar.
Tiada seorang perempuan pun yang membuka pakaiannya bukan di rumah suaminya, melainkan dia telah membinasakan tabir antaranya dengan Allah SWT. – Petikan dari Hadis Riwayat Tirmidzi, Abu Daud dan Ibn Majah.
12. Pakaian.
Barangsiapa memakai pakaian yang berlebih-lebihan terutama yang menjolok mata , maka Allah s.w.t. akan memberikan pakaian kehinaan di hari akhirat nanti – Petikan dari Hadis Riwayat Ahmad, Abu D , An Nasaii dan Ibn Majah.
Petikan dari Surah Al Ahzab Ayat 59. Bermaksud:
“Hai nabi-nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, hendaklah mereka memakai baju jilbab (baju labuh dan longgar) yang demikian itu supaya mereka mudah dikenali. Lantaran itu mereka tidak diganggu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang.
Sesungguhnya sebilangan ahli Neraka ialah perempuan-perempuan yang berpakaian tetapi telanjang yang condong pada maksiat dan menarik orang lain untuk melakukan maksiat. Mereka tidak akan masuk Syurga dan tidak akan mencium baunya,” – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
Keterangan : Wanita yang berpakaian tipis/jarang, ketat/ membentuk dan berbelah/membuka bahagian-bahagian tertentu.
13. Rambut.
“Wahai anakku Fatimah! Adapun perempuan-perempuan yang akan digantung rambutnya hingga mendidih otaknya dalam Neraka adalah mereka itu di dunia tidak mahu menutup rambutnya daripada dilihat oleh lelaki yang bukan mahramnya,” – Petikan dari Hadis Riwayat Bukhari dan Muslim.
JANGAN TAKUT UNTUK MELEPASKAN SESEORANG
Kita punya hak untuk mencintai seseorang.
Kita juga punya hak untuk dicintai seseorang.
Akan tetapi...
Merasa telah memiliki seseorang yang kita cintai tanpa ikatan resmi itu bukanlah hak kita.
Merasa telah bisa berbuat apapun terhadap seseorang yang kita cintai tanpa ikatan resmi itu bukanlah hak kita juga.
Tak perlu takut melepaskan sesuatu yang belum berhak untuk kita miliki.
Jangan pernah ragu untuk melepaskan seseorang yang belum berhak untuk kita miliki.
Karena jika Allah memang mentakdirkan dia untuk kita miliki.
Cepat ataupun lambat dia akan pasti kembali menjadi milik kita.
Sebaliknya...
Jika Allah memang mentakdirkan dia bukan untuk kita milki.
Maka yakinlah Allah akan memberikan kita pengganti yang lebih baik.
Lebih baik menjaga kehormatan seseorang yang kita sayangi.
Daripada menistakan seseorang yang kita sayangi.
Karena sesungguhnya...
Cinta sejati itu bukanlah bagaimana cara kita untuk memiliki seseorang yang kita sayangi.
Akan tetapi bagaimana cara kita membahagiakan dan menjaga kehormatan serta memuliakannya.
Perihal Sirat Mustaqim
Perjalanan semua manusia di atas Sirat Mustaqim adalah berbagai diantaranya ialah :
1) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas kilat.
2) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti tiupan angin.
3) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti burung terbang.
4) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti kelajuan kuda lumba.
5) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas lelaki perkasa.
6) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas binatang peliharaan.
7) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat dalam tempoh sehari semalam.
8) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama satu bulan.
9) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama bertahun-tahun.
10) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama 25 ribu tahun.
semua kiraan masa adalah mengikut kiraan masa dunia.
DIANTARA TIPS UNTUK MELEPASI TITIAN SYIRAT AL-MUSTAQIM
Dalam sebuah hadith panjang riwayat Imam Muslim daripada Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud
“Dan diletakkan sebuah jambatan di atas neraka jahannam, lalu aku dan umatku menjadi orang pertama yang meniti di atasnya. Rasul-rasul berdoa pada hari itu : ‘Ya ALLAH, selamatkan, selamatkan.’ Di kanan kirinya ada pengait-pengait seperti duri pokok Sa’dan. Pernahkah kalian melihat duri pokok Sa’dan?” Para sahabat menjawab, “pernah, wahai Rasulullah.”
Baginda melanjutkan : “Sesungguhnya pengait itu seperti duri poko Sa’dan, namun hanya ALLAH yang tahu besarnya. Maka ramai manusia yang disambar dengan pengait itu sesuai dengan amal perbuatannya di dunia.”
Suasana pada saat itu pastinya mengerikan. Suara teriakan, jeritan meminta tolong, tangisan, dan ketakutan terdengar dari pelbagai arah. Lebih mengerikan suara gemuruh api neraka dari bawah sirat yang siap menelan orang terjatuh ke dalamnya. Tidak henti-henti Rasulullah s.a.w. dan nabi-nabi yang lain termasuk juga malaikat berdoa untuk keselamatan manusia,
“Ya ALLAH, selamatkan, selamatkan.”
Setiap muslim wajib menjadikan kepercayaan kepada perkara ini sebagai aqidahnya. Berkenaan dengan sifat titian ini, Rasulullah s.a.w. pernah bersabda mafhumnya : “Ia ialah sebuah jalan yang sangat licin, kaki sulit sekali berdiri di atasnya.” (Riwayat Imam Muslim daripada Abu Said Al-Khudri)
Dalam hadith Ahmad daripada Aisyah r.h.a., Rasulullah s.a.w. menyifatkan bahawa sifat titian itu adalah lebih tipis daripada rambut dan lebih tajam daripada pedang.
Sirat di akhirat ini wujud hasil daripada titian (jalan) hidup yang kita pilih selama tinggal di dunia. Oleh sebab itu, siapa yang memilih jalan ALLAH, sambil bepegang teguh dengan syariat Islam, maka sirat di akhirat ini akan mudah dilalui untuk sampai ke syurga idaman.
Sebaliknya, siapa yang enggan melalui jalan ALLAH ini, lalu memilih jalan hidup yang bebas daripada aturan halal-haram, maka hari itu sirat yang akan dilaluinya menjadi sangat sempit dan sukar dilalui. Golongan ini akan tergelincir dari titian lalu jatuh melayang-layang ke dalam neraka jahannam selama-lamanya.
Imam Abu Tahir al-Qazwini berkata : Setiap orang yang biasa berjalan di titian agama, maka ia akan sangat mudah melintasi sirat di akhirat. Dan sesiapa yang tidak biasa melaluinya, maka ia akan menemui kesulitan berjalan di atasnya, kakinya akan tergelincir dan ia akan menyesal selama-lamanya.”
Jadi di sini, disertakan tips dan pantang larat sirat
Rasulullah s.a.w. pernah menyebut beberapa amalan yang dapat menjamin keselamatan seseorang melintas di atas sirat. Antaranya adalah :
~Banyakkan bersedekah
~Melazimkan diri hadir ke masjid
Sebaliknya, beberapa amalan buruk dapat merencatkan kelancaran perjalanan seseorang di atas titian sirat. Amalan itu antara lain ialah :
1) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas kilat.
2) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti tiupan angin.
3) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti burung terbang.
4) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat seperti kelajuan kuda lumba.
5) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas lelaki perkasa.
6) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat sepantas binatang peliharaan.
7) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat dalam tempoh sehari semalam.
8) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama satu bulan.
9) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama bertahun-tahun.
10) Ada golongan yang dapat melintasi Titian Sirat selama 25 ribu tahun.
semua kiraan masa adalah mengikut kiraan masa dunia.
DIANTARA TIPS UNTUK MELEPASI TITIAN SYIRAT AL-MUSTAQIM
Dalam sebuah hadith panjang riwayat Imam Muslim daripada Abu Hurairah r.a., Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud
“Dan diletakkan sebuah jambatan di atas neraka jahannam, lalu aku dan umatku menjadi orang pertama yang meniti di atasnya. Rasul-rasul berdoa pada hari itu : ‘Ya ALLAH, selamatkan, selamatkan.’ Di kanan kirinya ada pengait-pengait seperti duri pokok Sa’dan. Pernahkah kalian melihat duri pokok Sa’dan?” Para sahabat menjawab, “pernah, wahai Rasulullah.”
Baginda melanjutkan : “Sesungguhnya pengait itu seperti duri poko Sa’dan, namun hanya ALLAH yang tahu besarnya. Maka ramai manusia yang disambar dengan pengait itu sesuai dengan amal perbuatannya di dunia.”
Suasana pada saat itu pastinya mengerikan. Suara teriakan, jeritan meminta tolong, tangisan, dan ketakutan terdengar dari pelbagai arah. Lebih mengerikan suara gemuruh api neraka dari bawah sirat yang siap menelan orang terjatuh ke dalamnya. Tidak henti-henti Rasulullah s.a.w. dan nabi-nabi yang lain termasuk juga malaikat berdoa untuk keselamatan manusia,
“Ya ALLAH, selamatkan, selamatkan.”
Setiap muslim wajib menjadikan kepercayaan kepada perkara ini sebagai aqidahnya. Berkenaan dengan sifat titian ini, Rasulullah s.a.w. pernah bersabda mafhumnya : “Ia ialah sebuah jalan yang sangat licin, kaki sulit sekali berdiri di atasnya.” (Riwayat Imam Muslim daripada Abu Said Al-Khudri)
Dalam hadith Ahmad daripada Aisyah r.h.a., Rasulullah s.a.w. menyifatkan bahawa sifat titian itu adalah lebih tipis daripada rambut dan lebih tajam daripada pedang.
Sirat di akhirat ini wujud hasil daripada titian (jalan) hidup yang kita pilih selama tinggal di dunia. Oleh sebab itu, siapa yang memilih jalan ALLAH, sambil bepegang teguh dengan syariat Islam, maka sirat di akhirat ini akan mudah dilalui untuk sampai ke syurga idaman.
Sebaliknya, siapa yang enggan melalui jalan ALLAH ini, lalu memilih jalan hidup yang bebas daripada aturan halal-haram, maka hari itu sirat yang akan dilaluinya menjadi sangat sempit dan sukar dilalui. Golongan ini akan tergelincir dari titian lalu jatuh melayang-layang ke dalam neraka jahannam selama-lamanya.
Imam Abu Tahir al-Qazwini berkata : Setiap orang yang biasa berjalan di titian agama, maka ia akan sangat mudah melintasi sirat di akhirat. Dan sesiapa yang tidak biasa melaluinya, maka ia akan menemui kesulitan berjalan di atasnya, kakinya akan tergelincir dan ia akan menyesal selama-lamanya.”
Jadi di sini, disertakan tips dan pantang larat sirat
Rasulullah s.a.w. pernah menyebut beberapa amalan yang dapat menjamin keselamatan seseorang melintas di atas sirat. Antaranya adalah :
~Banyakkan bersedekah
~Melazimkan diri hadir ke masjid
Sebaliknya, beberapa amalan buruk dapat merencatkan kelancaran perjalanan seseorang di atas titian sirat. Amalan itu antara lain ialah :
Membuat tuduhan dusta kepada seorang Mukmin.
Abu Daud meriwayatkan daripada Muaz bin Anas al-Juhani, sabda Rasulullah s.a.w. yang bermaksud :
“Sesiapa yang menjaga seorang Mukmin daripada gangguan munafik, maka ALLAH akan mengutus seorang malaikat untuk menjaga tubuhnya daripada api neraka jahannam, dan sesiapa yang membuat tuduhan (dusta) kepada seorang Mukmin untuk memburukkan namanya, maka ALLAH akan menghentikan langkahnya di atas sirat hingga ia bersedia melepaskan tuduhan tersebut.”
*Termasuk membuat tuduhan dusta ialah menyokong tuduhan tersebut dan menyebarkannya dalam kalangan masyarakat untuk merosakkan nama baik atau reputasi orang yang dituduh. Justeru, berhati-hatilah dalam menapis tiap berita dan cerita yang kita terima. Lebih-lebih lagi bila berkaitan dengan dosa seperti zina dan liwat. Kita memohon agar ALLAH membersihkan umat kita daripada sikap-sikap yang tidak sihat ini.
Assalamaualaikum...
>> Bila mak kata dia teringat , kita jawab kita sibuk sangat .
>> Bila ayah kata dia rindu , kita jawab nantilah hujung minggu .
>> Bila mak minta kita pulang , kita jawab kita belum lapang .
>> Bila ayah minta kita singgah , kita jawab kerja kita belum selesai .
>> Bila hati kita terguris , kita kata “ Mak memang tak pernah faham ”.
>> Bila hati kita terhiris , kita kata “ Ayah memang tak ambil kisah ”.
Tetapi ......................
>> Bila hati mak kita terguris , mak kata “ Tak apa , dia masih muda ”.
>> Bila hati ayah kita terhiris , ayah kata “ Tak apa , belum sampai akalnya ”.
>> Bila kita menagis tanda lapar , mak berlari bagai hilang kaki .
>> Bila kita merintih tanda derita , ayah bersengkang mata bagaikan tiada lena .
>> Bila kita sedih kerana gagal, mak setia membekalkan cekal .
>> Bila kita pilu kerana kecewa , ayah teguh berkata dia tetap bangga .
#Hargailah
kedua-dua ibu bapa kita selagi mereka masih hidup di dunia ini . Anak
yang soleh sentiasa mendoakan dan mengingatkan ibu bapanya .
Sesungguhnya anugerah yang paling berharga di dunia ini adalah kedua-dua
ibu bapa .
TIDAKKAH ANDA RASAKAN SESUATU SELEPAS MEMBACA KATA-KATA INI ??
Tetapi ......................
>> Bila hati mak kita terguris , mak kata “ Tak apa , dia masih muda ”.
>> Bila hati ayah kita terhiris , ayah kata “ Tak apa , belum sampai akalnya ”.
>> Bila kita menagis tanda lapar , mak berlari bagai hilang kaki .
>> Bila kita merintih tanda derita , ayah bersengkang mata bagaikan tiada lena .
>> Bila kita sedih kerana gagal, mak setia membekalkan cekal .
>> Bila kita pilu kerana kecewa , ayah teguh berkata dia tetap bangga .
#Hargailah kedua-dua ibu bapa kita selagi mereka masih hidup di dunia ini . Anak yang soleh sentiasa mendoakan dan mengingatkan ibu bapanya . Sesungguhnya anugerah yang paling berharga di dunia ini adalah kedua-dua ibu bapa .
TIDAKKAH ANDA RASAKAN SESUATU SELEPAS MEMBACA KATA-KATA INI ??
Subscribe to:
Posts (Atom)

